Nada dan Suara

...
11:46 PTG

Apa mahu mu ?

Semua tak sedar terhadap diri ini Juga terhadap dunia,
 karena terpesona oleh keindahan-Nya
Tanyakan dalam sebuah perenungan Tentang hal itu,
 walau bagaimanapun malam itu akan tetap indah
Untuk merenungi-Mu...

Pemahaman ku tentang cinta,
kesunyian dan misteri kematian
adalah diatas segalanya...
tariklah tangan ku dari puncak-Mu
untuk menuju cahaya-Mu.

Assalamu’ alaikum sahabat...
Segala puji bagi Allah SWT, pencipta manusia dan alam semesta. Solawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Sahabat ..Jika kita gagal memberi makan jiwa2 kita, jiwa itu akan layu, kehidupan tak akan lagi memiliki erti, proses kreatif menjadi layu karena ketiadaan dialog yang berkesinambungan dengan jiwa kita, padahal kreativiti adalah apa yang membuat kehidupan layak untuk dijalani, bagaimana kita mengenal diri sendiri, maka jangan pernah melakukan dengan berfikir tapi senantiasa bertindak, cubalah untuk melaksanakan tugas kita dan kita akan langsung mengetahui apa yang akan kita raih, do’a2 kita terjawab bukan ketika kita diberi apa yang kita minta tapi ketika kita ditentang untuk menjadi diri kita sendiri.

Pagi akan menjelang…Selamat pagi dunia...! pagi yang kelam ini semendung hati saat ini,...mungkin, dengan ditemani laptop dan alunan syahdu suara syekh Misyari membaca surah Al Aqla, yang sengaja diputar  agar hati ini boleh terbang bersama alunan ayat2 Allah, saya hanya berharap alunan itu akan sampai ke hati kita semua agar kita sama2 terbangun untuk qiyamullail dan boleh tersenyum untuk dunia dan untuk hari2Nya..karena nikmat Tuhan mana yang kita dustakan? DIA Maha Pengasih & Penyayang, Subhanallah kita tak sanggup membalasnya meski kita sujud seribu kali.

Disini saya ingin berkongsi cerita…saya ingin memahami makna cinta.. saya ingin memahami makna kehidupan.. saya menghargai erti sebuah kenangan, Kerana itu saya ingin mengabadikannya dalam sebuah tulisan…? di sinilah tempatku menuangkan isi hati dan juga Cita-cita serta Cintaku…
Pemahaman manusia tak mampu mengetahui apa yang dikatakan oleh hujan ketika jatuh diatas daun-daun atau ketika mengetuk kaca jendela, kita tidak mampu mengetahui apa yang dibisikan angin kepada bunga ditaman....
Tapi hati manusia dapat merasakan dan menangkap makna suara-suara yang bermain dalam perasaan, semua adalah misteri jiwa dan alam bercakap bersama, sementara manusia berdiri tanpa berbicara dan kagum.....

Adakah kita mampu mengatakan bahwa kita telah menjadi seorang pecinta? Adakah kita sanggup menanggung segala perasaan cinta dan…Adakah kita yakin bahwa segala perasaan cinta itu adalah benar2 cinta untuk-Nya…?

Jangan pernah kita menggenggam pasir terlalu erat, kerana satu persatu, perlahan, dan tanpa kita sedari pasir itu akan terjatuh butir demi butir. Saat kita kehilangan, kita merasa sangat kecewa. Begitupun saat kita mencintai & menyayangi, kita tidak perlu "menggenggamnya" terlalu erat, biarkan seperti apa adanya, maka ia akan tetap berada di tangan kita.

Allah, Engkau tahu betapa tertatihnya aku dalam meniti jalan ke syurga-Mu
Betapa banyak peluang kebaikan yang terabaikan, Ampuni aku Robb,
Ya Allah, sebab meski berlalu usia dalam bilangan yang banyak,
Masih sedikit syukurku pada-Mu.

Allah kepada siapa aku mengadu, jika bukan kepada-Mu?
Kepada siapa aku meminta kekuatan,
Ketika seluruh daya seakan dicabut dari tubuhku?


Keinginan Hati...Jauh mata ini memandang tapi tak sejauh hati ini. Mata hanya melihat tapi hati melihat dan merasakan Mulut ini dapat berkata - kata tapi takkan tau apa itu makna Sedangkkan hati memahami makna saat berkata Setiap nada suara dapat terdengar melalui telinga Tapi hanya hati yang mampu mendengar nada suara kehidupan Pernahkah hati mengeluarkan titisan air saat berduka maupun gembira Ia lebih dari itu...Saat mulut terkunci karena luka tiada kata yang akan terungkap Hanya hati yang mampu bicara meski ia terluka Dan hati ini ingin mengatakan:"Ragaku ingin selalu bersamaMu terlebih jiwa ini...Ya Robbi"

Perjalanan hidup manusia bagai roda berputar. tawa dan tangis selalu mengiringinya. dusta dan kejujuran selalu membayangi, tapi satu hal yang tak kan pernah dibayangi oleh dusta. yaitu "mata hati"

(Cerita Hati, Mungkin tak terucap oleh kata saat cerita itu mulai kembali Mungkin tak terlihat oleh mata saat cerita itu mulai berjalan seiring Waktu yang senantiasa selalu setia mengiringi cerita itu, nanti Waktu yang hanya bisa memandang dan diam membisu...
Mengisi renungan malam dihari-hari kehidupan cintaku Untuk-Nya….Perjalanan Rohani ini menuntunku kedalam Cahaya-Nya, smua hilang oleh bayangan putih dalam sketsa kehidupan…)

Pada-Mu dititipkan secuil asa, Kau berikan selaksa bahagiaPada-Mu diharapkan setetes embun bahagia, Kau limpahkan samudera Cinta

Cara mengenal Dia..

Sahabat, salah satu penyakit manusia moden yang paling berbahaya adalah materialisme. Karena penyakit ini telah tersebar luas dalam kehidupan umat manusia sedemikian rupa termasuk dikalangan umat islam dan pemikirnya.
 Materialisme bukan hanya berwujud cinta dunia melainkan boleh juga berupa cara pandang terhadap berbagai persoalan kehidupan yang tengah bergolak di kehidupan ini.
Kesan buruk dari faham materialisme ini adalah ketidakpercayaan manusia kepada Allah, dalam berbagai manifestasinya. Baik tidak percaya akan eksistensi Allah ataupun tidak percaya kepada berbagai konskuensi uluhiyyah-Nya. Sehingga dalam memandang berbagai persoalan ini termasuk didalamnya persoalan ilmu pengetahuan dan filsafat kehidupan, manusia lebih senang merujuk kepada teori2 buatan manusia yang sangat lemah.
 Kerana itu penyakit yang sangat berbahaya ini harus dijauhkan dari otak dan hati manusia. Tapi untuk melakukan hal ini bukan pekerjaan yang mudah tapi diperlukan kepakaran dan keahlian tertentu.

Sahabat, tidak ada yang lebih penting dari pada penciptaan manusia dan mengenali Sang Pencipta.  Kita tidak perlu berkehendak informasi yang melimpah untuk mengerti bahwa alam semesta dan segala isinya telah diciptakan. Lingkup kalbu dan akal anak kecil sama luasnya dengan orang dewasa untuk mengerti bahwa ia diciptakan.
 Seperti kita lihat dalam kisah Nabi Ibrahim AS. Dalam Quran Surah Al An’am 76-79, Nabi Ibrahim AS pernah hidup di suatu masyarakat yang mengingkari Allah dan menyembah berhala. Meskipun baginda belum pernah menerima ajaran apapun tentang keberadaan Allah, beliau mengerti dengan akal dan kalbunya bahwa ia telah diciptakan, terlebih ia diciptakan oleh Alah yang menciptakan langit dan bumi.

Sahabat, setiap kita mempunyai akal dan nurani serta mampu memahami bahwa alam semesta ini diciptakan dan alam semesta ini diciptakan dengan suatu rencana serta tatanan yang hebat.
Tidak diragukan lagi bahwa keadaan orang yang menolak keberadaan Allah walau semua tanda perwujudan-Nya ditampilkan agar dilihat oleh semua orang  yang mempunyai akal dan nurani.

Fikirkanlah hal2 yang telah Allah SWT anugerahkan kepada kita, kita hidup di suatu dunia yang sangat terencana sehingga ke bahagian yang terkecil dan diciptakan khusus bagi kita. Kita tidak mengambil bahagian dalam proses ini.
Suatu hari buka mata kita luas-luas dan akan kita dapati diri kita sendiri berada ditengah-tengah berkah yang tak terhitung jumlahnya, kita boleh melihat, mendengar, merasakan,....

Demikian keadaannya karena Allah Ta’ala menginginkan penciptaan yang demikian seperti firman-Nya daam QS An Nahl 78:Allah melahirkan kamu dari rahim ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani supaya kamu bersyukur”

Hanya Allah saja yang memberi kita segala yang kita miliki dan menciptakan alam semesta tempat kita hidup kerana itu datang dan serahkanlah seluruh jiwa kita kepada Allah dan bersyukurlah kepada-Nya atas segala berkah yang telah Allah limpahkan kepada kita. Dengan demikian pahala yang kekal senantiasa mengalir untuk kita, jika kita melakukan sebaliknya bererti kita menunjukkan ketidakbersyukuran dan membuka diri atas hukuman yang Insya Allah berangsung selamanya.

Yakinlah bahwa DIA benar-benar ada dan DIA sangat dekat dengan kita..
DIA melihat dan mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan dan mendengar setiap kata yang kita tuturkan. Yakinlah bahwa setiap orang termasuk saya, sahabat akan segera mempertanggungjawabkan semua kepada-Nya.

Maha Suci Engkau, Tidak ada yang kami ketahui, selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”
(QS Al Baqarah; 32)

Perjuangan hidup yang sebenarnya ialah mengembalikan hati pada konsistensi fitrahnya melalui: Iman yang disertai kepatuhan dan penerimaan khususnya jiwa,berzikir yang disertai khouf dan khasyah serta tafakur (berfikir) yang disertai ketaqwaan dan amal soleh
Semoga kita dapat menambah dan memperbaiki amal perbuatan kita menjadi lebih baik lagi, yang penting bukan beberapa lama kita hidup melainkan berapa amal yang dapat kita kerjakan.
Dalam segala macam usaha dan amal perbuatan, laksanakanlah semua dengan ketulusan hati yang sesungguhnya, hanya itu jalan satu-satunya untuk kita memperoleh cita dan cinta, maka setinggi apapun cita dan cinta yang terkandung dalam kalbu kita, sebesar itu yang akan diperoleh…, sebab segala sesuatu yang terindah dan terbaik di dunia, tak dapat dilihat, tak dapat diraba, tapi dapat dirasakan dihati, bagi yang bersanubari.

Karena jika suatu hari berlalu sudah tapi tidak mendapat hidayah, tiada pula ilmu bertambah. Apa erti hidup ini dimata-Nya. Sebab nafas yang terus berjalan, setia menuntun ke arah pintu kematian, hari demi hari digulung tanpa henti padahal itulah yang kita miliki, tidak ada yang lebih meyakinkan selain datangnya kematian.

Kurnia yang berharga dalam kehidupan ini adalah detik dan hari, apa yang dilakukan dalam rintangan waktu ini, apa yang tercatat dalam lembaran perjalanan masa hanya ada dua kenyataan, menyenangkan atau menyedihkan. Ketika telah tiba hari pembalasan. Semoga Allah menjadikan kita hamba yang panjang usia dan baik amal perbuatannya. Amin.

Dalam kehidupan ini, janganlah pernah berfikir bagaimana orang lain dapat memberikan sesuatu kepada kita, dan bagaimana orang lain dapat mengerti kita, hal yang lebih penting bagi kita adalah bagaimana kita dapat memberikan sesuatu kepada orang lain dan dapat mengerti secara utuh adanya orang-orang disekitar kita. Kerana sesungguhnya orang yang lebih banyak memberilah yang lebih baik. Tangan diatas selalu yang lebih baik dari pada tangan dibawah, sesungguhnya Allah SWT sangat mengasihi dan menyayangi orang-orang seperti itu, bolehkah kita bayangkan bagaimana indahnya hidup ini bila  Allah. Ya, Robb… yang Maha Sempurna dan Maha Kuasa atas segala sesuatunya menyayangi dan mengasihi kita?
  
Jangan kita menjanjikan sesuatu yang lebih besar dari yang boleh kita berikan,lebih baik berikan yang lebih besar dari yang kita janjikan Kita belum mengalami saat yang sempurna sekalipun kita memiliki kekayaan kecuali kita telah melakukan sesuatu untuk seseorang yang tidak akan pernah dapat membalasnya.Suatu ketika dikala kita tak menemukan bintangsaat rembulan menyala dalam gelapnya malam,jangan pernah berprasangka bahwa mereka tak berkawan. 
Saat itu mereka sedang berbagi tugas,Saling mengisi dan berbagi.Begitu pula ukhuwah dan persahabatan,Saudara seAqidah itu ibarat bintang,Tak selalu terlihat tapi dia selalu ada

 ☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Dzulhaqq @ Dzikir Dhia
11 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah


9:11 PTG

Dengan mengingati mati..



Mengingati MATI dan sentiasa bersedia menghadapinya akan menjadikan sesorang manusia itu menjadi:
1. Seorang ketua jabatan / unit / boss yang baik, yang perihatin dengan kakitangannya, yang tidak sombong & ego serta lebih bertoleransi dengan kakitangannya.
2. Seorang suami yang lebih bertanggungjawab kepada isterinya
3. Seorang isteri lebih melayani suaminya dengan sangat baik dan cukup cukup romantik, lembut dan manja
4. Ibu bapa yang cukup penyayang kepada anak anaknya
5. Pemimpin negara dan masyarakat yang bersikap lebih rendah diri, tidak bermewah mewah, prihatin dengan rakyat di bawah tanggungjawabnya
6. Pelajar yang sangat menghormati gurunya walaupun berbeza pandangan dengan mereka
7. Para guru yang tidak ingin disanjung, tidak mahu dirinya dipuja puji, berlapang dada dengan perbezaan pandangan
8. Hamba Allah yang taat pada perintah Allah, bersikap jujur, amanah, bermotivasi tinggi
9. Seorang manusia cinta kepada ilmu yang bukan sahaja ilmu agama tetapi ilmu matematik, sains, teknologi dan sebagainya.
10. Seorang pengusaha makanan / chef yang cukup pembersih di dalam menyediakan masakannya

Inilah sebahagian kesan daripada banyak mengingati MATI dan bersedia menghadapinya dari perspektif ISLAM, kerana apabila kita banyak mengingati MATI akan menyebabkan kita LEBIH BEMOTIVASI TINGGI dan LEBIH BERUSAHA melakukan yang terbaik di dalan segenap perkara yang kita lakukan, kerana kita akan sentiasa berfikir bahawa kita akan meninggalkan dunia ini maka kita akan berusaha yang terbaik untuk diri, keluarga dan masyarakat sekeliling. Kalau mahu gambaran yang lebih tepat sila cari "pesakit kronik yang dijangkakan akan mati beberapa bulan lagi atau pun pesalah yang akan dihukum mati beberapa minggu lagi." Jika diberi peluang pasti mereka mahu melakukan yg terbaik dalam setiap perkara yg ingin lakukan.
Maka benarlah "orang yang paling bijak itu ialah orang yang paling banyak mengingati mati dan paling bersedia menghadapinya".
 Muhammad Yazid Othman
11 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah


11:01 PTG

syarat menghapus dosa - 2


Sentiasa memperbaharukan taubat. (sebelumnya sila rujuk sini )

Rosulullah saw bersabda yang bermaksud :

"Wahai sekelian manusia,bertaubat dan memohon ampunlah kamu kepada Allah. Kerana sesungguhnya aku sendiri bertaubat setiap hari sebanyak 100 kali". ( Riwayat Muslim ).

"Sesungguhnya Allah swt sentiasa membuka kekuasaanNya pada malam hari supaya orang yang melakukan kesalahan pada siang hari mahu bertaubat dan juga membuka kekuasaanNya pada siang hari supaya orang yang melakukan kesalahan pada malam hari mahu bertaubat. Hal yang demikian ini terus berlangsung hingga matahari terbit dari barat ( kiamat ). ( Riwayat Muslim ).

"Setiap turunan Adam pasti mempunyai kesalahan dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang mahu bertaubat". ( Riwayat Ahmad dan Tirmidzi ).



"Wahai sekelian hambaKu! Sungguh Aku telah mengharamkan menganiaya diriKu sendiri dan hal itu juga haram bagi dirimu,maka janganlah kamu berbuat aniaya antara yang satu dengan yang lain.Wahai sekelian hambaKu,kamu semuanya adalah sesat,kecuali orang yang telah Aku beri petunjuk,maka mintalah petunjukKu,Necaya Aku akan memberikan petunjuk kepadamu! Wahai sekelian hambaKu,kamu semuanya adalah lapar,kecuali orang yang telah Aku beri makan,maka mintalah makan kepadaKu,nescaya Aku akan memberikan makan kepadamu! Wahai sekelian hambaKu,kamu semuanya selalu melakukan kesalahan pada waktu siang dan malam hari dan Akulah yang akan mengampuni segala dosa-dosamu itu,mohon ampunlah kepadaKu,nescaya Aku akan mengampuni kamu. Wahai sekelian hambaKu,sesunguhnya kamu semuanya tidak mungkin dapat mendatangkan bahaya kepadaKu dan tidak mungkin akan dapat memberikan kemanfaatan kepadaKu. Wahai sekelian hambaKu,walaupun umpamanya kamu semuanya baik dari golongan Jin dan Manusia bertakwa kepadaKu,maka ketahuilah olehmu,bahawa semuanya itu tidak ada nilainya bagi KerajaanKu. Wahai sekelian hambaKu,walaupun umpamanya kamu semua baik dari golongan Jin dan Manusia derhaka kepadaKu,maka ketahuilah olehmu,bahawasa semuanya itu tidak akan mengurangi sedikit pun terhadap KerajaanKu. Wahai sekelian hambaKu,walaupun umpanya kamu semuanya baik dari golongan Jin dan Manusia berdiri di atas sebuah bukit,lalu semuanya memohon kepadaKu,kemudian aku kabulkan permohonan masing-masing kamu itu,nescaya semuanya tidak akan mengurangi kekayaanKu,kecuali hanya di ibaratkan kurangnya air laut yang di masuki di dalamnya sebatang jarum. Wahai sekelian hambaKu,itu semua adalah amal perbuatanmu dan Akulah yang akan menghitungnya untuk kamu sendiri,kemudian Aku juga yang akan memberikan balasannya. Justeru itu,bagi siapa yang mendapatkan amalnya itu baik,maka hendaklah ia memuji Allah akan tetapi jika ia menemukan sebaliknya,maka janganlah ia mencaci maki,kecuali hanya dirinya sendiri. ( Riwayat Muslim )

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Dzul Haqq @ Dzikir Dhia
10 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah

9:11 PTG

Jerih perih untung



Alangkah untungnya banduan di dalam penjara. Di sana mereka dapat menjauhi 'hiruk-pikuk' duniawi yang banyak melalaikan serta dapat menginsafi diri mengenai kehidupan dunia yang hanya bersifat sementara. Di sana juga mereka punya masa untuk mentelaah kitab-kitab dan buku tanpa gangguan. Mereka juga 'bebas' dari 'penjara' masa yang menyebabkan seseorang itu lalai menunaikan amal ibadat yang khusus.

Sedang kita yang berada di dunia merdeka penuh kebebasan ini sering 'terpenjara' dari mentelaah kitab-kitab dan buku agama. Kita juga di kebanyakkan masa 'terpenjara' dari melakukan amal ibadat sunat dan wajib. Dunia bebas juga mengakibatkan kita 'terpenjara' dari membaca al-Quran apalagi untuk mengingati mati yang pada bila-bila masa bisa menjemput.


Beruntungnya mereka 'terpenjara' dari perkara merosakkan rohani, sedang kita 'bebas' melakukan perkara merosakkan rohani...


Muhammad Yazid Othman
9 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah



7:28 PG

Syarat Menghapus Dosa - 1

"Hai orang-orang yang beriman,bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar." ( At Tahrim-8 )



Perintah segera bertaubat!!

Allah swt telah memerintahkan kita supaya sentiasa bertaubat sebagaimana firman Allah swt yang bermaksud seperti di atas kerana sesungguhnya perbuatan taubat akan menghapuskan segala kesalahan yang telah lalu serta mencegah dari melakukan kesalahan-kesalahan baru,Allah juga telah berjanji akan menerima taubat dari hamba-hambaNya,sebagaimana firman Allah, "Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hambaNya serta memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan." ( As-Syura - 25 ).

Dia juga membuka pintu harapan kepada hambaNya sebagaiman firman Allah maksudnya: "Katakanlah wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri,janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Az- Zumar : 53 ). Dia juga menyuruh kita supaya segera berusaha untuk keselamatan diri dan secepatnya bertaubat sebelum maut datang menjemput. Firman Allah swt: "Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan kerana kejahilan yang kemudian mereka bertaubat dengan segera,maka mereka itulah yang di terima oleh Allah taubatnya dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Dan tidaklah taubat itu diterima oleh Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan ( yang ) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka barulah ia mengatakan : Sesungguhnya aku bertaubat sekarang. dan tidak pula diterima taubat orang-orang yang mati sedangkan mereka dalam kekafiran. bagi orang-orang itu telah Kami sediakan seksa yang pedih." ( An Nisaa'-17-18 )


Allah juga menganjurkan kepada kita supaya bersegera melakukan amal kebajikan dan secepatnya mendekatkan diri kepadaNya.

"Dan bersegeralah kamu kepada keampunan Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan kepada orang-orang yang bertaqwa,iaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya,baik pada waktu lapang mahupun pada waktu sempit dan orang yang menahan marahnya dan memafkan kesalahan orang. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri,mereka ingat akan Allah,lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu,sedangkan mereka mengetahui.Balasan untuk mereka itu ialah ampunan dari Tuhan mereka dan syurga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai,sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal. ( Ali Imran : 133-136 )
Sambungannya ke artikel ke 2 di sini

Beranilah membuat perubahan
Dia Sentiasa Memandangmu dengan Maha Mengasihani, 

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

Dzul Haqq @ Dzikir Dhia
8 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah

10:42 PTG

Alasan demi alasan - malas berubah



Sesungguhnya hidup kita terlalu senang,senang yang melalaikan,senang yang melupakan kita dari negeri akhirat yang merupakan matlamat dari apa yang kita kerjakan di dunia ini. Kalau dilihat dengan cara hidup kita yang ada sekarang ini,nampaknya seakan-akan kita mahu hidup selama lamanya. Kita mengejar dunia dan menghabiskan  masa untuk mencari kepuasan hidup di alam yang telah di tentukan Allah swt sebagai tempat berusaha dan tempat membuat bekal ke negeri akhirat. Maka apabila masa sudah suntuk,badan sudah letih dan mata pun sudah mengantuk,di ketika itu barulah kita ingin mencari kebahagiaan abadi,pada masa itu barulah kita berduduk bersila untuk mengaji ilmu fardu 'ain,ilmu yang menentukan harga diri kita di sisi Allah swt maka kalau begini nasib akhirat yang merupakan matlamat kehidupan kita,rasanya tidak munasabah kita mengharap untuk menjadi penghuni syurga Firdaus yang tinggi itu.

"Kita memang tidak mampu untuk mengikuti sepenuhnya daripada kehidupan Rosulullah saw dan kehidupan para sahabatnya. Kalau boleh sepersepuluhnya sudah cukup!"

Cuba bayangkan!! 3 bulan api tidak menyala di dapur isteri-isteri Rosulullah saw yang sembilan orang itu. Baginda yang tidak berdosa itu berzikir dan bersolat di waktu malam sampai bengkak kedua-dua kakinya,mulut baginda tidak pernah kering daripada menyebut nama Allah swt. dan hati baginda tidak pernah lalai dari mengingatiNya. Begitu pula para sahabatnya yang hidup mengelilinginya,mereka sangat setia kepadanya. Ada yang bersedia mendermakan seluruh harta bendanya. Ada yang rela meninggalkan tanahair,tempat tumpah darah dan meninggalkan segala harta kekayaan yang di milikinya serat meninggalkan sanak saudara yang di cintainya,lalu datang berhijrah ke negeri Madinah dengan membawa 10 jari dan memulakan kehidupan yang baru dengan serba tidak ada. Dan ramai pula di kalangan mereka yang sanggup gugur di medan perang sebagai syuhada' dan bermacam macam lagi jenis pengorbanan yang telah mereka lakukan sebagai amalan yang akan  mereka terima balasannya di sisi Allah.

Pada hari kiamat nanti,maka di manakah kita? 

Apa yang telah kita lakukan? Adakah kita telah membuat simpanan kebaikan yang dapat di tunjukkan kepada Allah swt pada hari kiamat nanti? Apabila persoalan seperti ini di kemukakan kepada kita,rasanya kelu lidah kita untuk menjawabnya....

Baiklah sahabat!! Kita masih belum terlambat. Pintu taubat masih terbuka. Rahmat Allah lebih luas daripada murkaNya. KeampunanNya lebih besar daripada dosa-dosa kita. Yang penting,kita bersedia untuk terus mengetuk pintuNya. Selalu datang merayu meminta belas kasihanNya dan hanya kepadaNya kita pasrahkan diri kitayang berlumuran dengan dosa ini,mohonlah dengan rasa hati yang patah,dengan sepenuh harapan dan keyakinan supaya kita di golongkan dalam kumpulan hamba-hambaNya yang di terima dan mendapat keampunan ke atas segala dosa dan kesalahan,di jauhkan dari segala seksa neraka dan bertuah untuk menjadi penghuni Syurga yang kekal abadi itu.

"Wahai Tuhanku,Sebenarnya hambaMu ini tidak layak menjadi penghuni Syurga Firdaus,Tetapi aku tidak tahan untuk menghadapi siksaanMu di dalam api neraka Jahim"


"Maka oleh kerana itu Ya Allah!,Terimalah taubatku dan ampunkanlah dosa-dosaku,Sesungguhnya Engkaulah Tuhan yang mengampuni dosa-dosa yang besar".


Dzul Haqq @ Dzikir Dhia
5 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah 

9:52 PTG

Our way to jannah



Di kala pagi tiba, ada yang mengambil nasi lemak sebagai sarapan. Ada pula yang tidak gemar bersarapan dengan nasi lemak tetapi suka mengambil roti canai sebagai sarapan. Ada yang tidak mahu bersarapan dengan memakan nasi lemak dan roti canai tetapi suka makan lontong sebagai sarapan. Itulah secebis situasi di awal pagi di mana masing-masing mempunyai kecenderungan dan citarasanya yang tersendiri di dalam menu sarapannya. Secara umumnya jenis makanan yang diambil bukanlah menjadi satu masalah yang besar hingga perlu didebat dan 'dipergaduhkan' tetapi apa yang penting ialah setiap makanan tersebut membekalkan tenaga yang baik kepada orang yang memakannya.

Begitulah juga dengan kita sebagai umat Islam. Masing-masing mempunyai aliran pemikiran yang pelbagai. Masing-masing juga mempunyai pendapat bermacam jenis. Masing-masing mempunyai 'tuan-tuan guru' yang sangat disanjungi, dihormati dan menjadi rujukan utama. Namun perkara-perkara ini sepatutnya bukanlah menjadi syarat untuk kita menghina-hinakan atau melabel-labelkan serta salah-menyalahkan di antara satu sama lain. Tetapi jadikanlah perbezaan pandangan itu sebagai satu pandangan alternatif yang mungkin boleh kita gunakan pada satu ketika nanti, di mana mungkin pandangan yang kita pegang tidak sesuai digunakan pada waktu itu tetapi pandangan yang sedikit berbeza dengan kita mungkin lebih sesuai digunakan pada ketika itu. Tapi ingin ditegaskan di sini ialah pandangan-pandangan yang ingin digunakan hendaklah tidak bercanggah dengan nas-nas al-Quran dan juga as-Sunnah.

Di kala umat Islam 'disembelih' di seluruh dunia termasuklah di Malaysia, sepatutnya perbalahan di dalam perbezaan pendapat selagi tidak bercanggah secara qat'ie atau tetap dan jelas dengan al-Quran dan Sunnah hendaklah diraikan dan dihormati. Hindari dan dielakkanlah perbalahan di dalam perkara khilaf kerana ia akan merugikan umat Islam keseluruhannya. Carilah titik pertemuan di antara satu sama lain agar umat Islam lebih terkehadapan berbanding kelompok bukan Islam. Realisasikanlah umat Islam sebagai umat yang TERPILIH dan terbaik.

Kesimpulannya jangan membuang masa dengan bergaduh di dalam perkara khilaf tetapi ambil dan gunakanlah masa yang ada untuk memperjuangkan Islam yang bersandarkan AL-QURAN dan SUNNAH supaya ia dapat diletakkan PADA TEMPATNYA. Mudah-mudahan kita diredhai dan dirahmati Allah di dunia, di barzakh dan di akhirat.


Muhammad Yazid Othman
5 Dzul Qa'Dah 1434 Hijrah

1:23 PTG

Manusia,Insan dan ......


Janganlah kalian menjadi manusia seperti ini iaitu, apabila orang lain berbicara dengan kalian, mereka seolahnya gembira dengan kalian. Senyuman mereka hingga ke telinga. Pendapat kalian menjadi pujian buat mereka seolahnya tiada cacatnya di sisi mereka. Tetapi itu hanya 'lakonan' mereka di hadapan kalian. Hakikatnya... di belakang kalian, merekalah insan-insan yang mempunyai lafaz-lafaz 'terburuk' dengan segala kejian, maki-hamun dan cemuhan yang didedikasikan buat kalian.

Tetapi jadilah manusia seperti ini iaitu, sering manusia menzahirkan 'kelat' muka mereka dan ketidakmesraan mereka di hadapan kalian hingga ada kalanya mengguris hati. Namun di belakang kalian mereka terpaksa mengiktiraf kalian sebagai insan yang berjasa, terhormat dan punyai ciri manusia terpuji.

Kesimpulannya jadikanlah diri kalian sebagai manusia yang dihormati kerana hormat orang kepada kita kebiasaannya adalah merupakan satu kejujuran yang lahir dari hati yang ikhlas. Tetapi elakkanlah diri kalian dari menjadi manusia yang 'ditakuti' kerana pada kebiasaannya 'hormat' atau layanan mesra yang diterima oleh kalian disebabkan takutnya manusia lain kepada kalian merupakan 'layanan' dan 'hormat' yang palsu hasil dari lakonan terhebat mereka.


Tetapi jadilah manusia seperti ini iaitu, sering manusia menzahirkan 'kelat' muka mereka dan ketidakmesraan mereka di hadapan kalian hingga ada kalanya mengguris hati. Namun di belakang kalian mereka terpaksa mengiktiraf kalian sebagai insan yang berjasa, terhormat dan punyai ciri manusia terpuji.


Kesimpulannya jadikanlah diri kalian sebagai manusia yang dihormati kerana hormat orang kepada kita kebiasaannya adalah merupakan satu kejujuran yang lahir dari hati yang ikhlas. Tetapi elakkanlah diri kalian dari menjadi manusia yang 'ditakuti' kerana pada kebiasaannya 'hormat' atau layanan mesra yang diterima oleh kalian disebabkan takutnya manusia lain kepada kalian merupakan 'layanan' dan 'hormat' yang palsu hasil dari lakonan terhebat mereka.

Muhammad Yazid Othman

4 Dzul Qa'dah 1434 Hijrah



2:39 PG

Siapakah teman setia mu?

Daripada Anas bin Malik r.a : Rosulullah saw bersabda :

"Ada tiga macam yang akan menghantarkan jenazah ketika di bawa ke tanah perkuburan iaitu keluarganya,hartanya dan amalnya. 2 di antaranya akan kembali dan satu lagi akan tetap tinggal menyertainya. Keluarga dan harta akan kembali sedangkan amalnya akan tetap setia bersamanya". - Hadis Riwayat Bukhari & Muslim

Tinggal lah sayang,tinggal semuanya

Inilah kesudahan bagi persahabatan kita kepada ketiga-tiga golongan ini. Isteri yang kita cintai dan anak anak yang kita sayangi dan juga kaum kerabat,mereka hanya dapat menghantarkan kita sampai ke tanah perkuburan dan hanya dapat mengucapkan selamat tinggal kepada kita ketika badan terbujur sejuk di liang kubur. Tiada seorang pun yang bersedia untuk menjadi teman kita di kesunyian kubur. Mereka akan pulang setelah menimbuni tanah ke atas liang kubur kita. begitu juga harta yang kita kumpulkan dengan membanting tulang dan memeras keringat bahkan terkadang dengan mempertaruhkan nyawa,semuanya akan kita tinggalkan untuk ahli waris. Mereka yang mempusakai dan menikmatinya,sedangkan kita yang akan ditanya dari mana harta itu diperolehi dan ke mana kita membelanjakannya. 

Apa rancangan seterusnya?

Orang yang bijak ialah orang yang mempunyai rancangan bagi wawasan akhirat dan bersedia menghadapi kematian sebelum tiba saatnya. tetapi orang yang terpedaya ialah orang yang banyak mengelamun,berangan angan ( macam aku,Allahu Robbi !! ) mengejar dunia dan menimbun harta. Maka apabila tiba saat kematian barulah ia menyedari diri dan barulah berazam untuk berbuat kebajikan. Namun..sudah tidak berguna lagi penyesalan..

Allah..Apa yang perlu ku lakukan?

Perbanyakkanlah berbuat kebajikan,tingkatkan ketakwaan,buatlah bekalan akhirat sedaya upaya yang ada. Rajin bersedekah walau sedikit dan suka menderma untuk bekal bagi perjalanan negeri akhirat yang sangat jauh itu..

Bersabarlah dalam beribadat.."Sesungguhnya sabar itu cantik"

"★★★★★★★★★★★"

Dzul Haqq @ Dzikir Dhia
4 Dzul qa'dah 1434 Hijrah

1:06 PG

Kenapa hati menjadi keras...


Daripada Ibnu Umar r.a berkata: Rosulullah s.a.w bersabda: 

"Janganlah memperbanyakkan percakapan selain untuk berzikir kepada Allah swt.,maka sesungguhnya banyak bercakap selain dari berzikir kepada Allah swt itu adalah menyebabkan hati seseorang menjadi keras. dan sesungguhnya sejauh jauh manusia daripada Allah swt ialah mereka yang berhati keras" - Riwayat Tirmizi

Lembutkan hatimu..

Ketandusan jiwa dewasa ini adalah suatu penyakit yang sangat ketara sekali di tengah tengah masyarakat. Banyak orang yang bersusah hati,gelisah dan tidak merasakan ketenangan fikiran dalam kehidupan walaupun ia telah memiliki segala kemudahan yang di hasilkan oleh teknologi moden pada hari ini.,bahkan JUTAAN wang telah di milikinya,namun kepuasan hidup masih belum lagi dapat di rasainya.

Punca

Ini terhasil dari hati yang keras,jiwa yang tandus dan mata yang tidak pernah menangis kerana takut kepada Allah swt. Kemudian kekerasan hati ini pula adalah berpunca dari banyak bercakap mengenai perkara sia-sia ect hal dunia yang tiada kesudahan dan tidak menguntungkan agama,tiada hubung-kait dengan mengingati Allah swt. Oleh itu wajib bagi orang-orang yang beriman menggunakan lisannya untuk berzikir kepada Allah swt dengan berbicara perkara yang menguntungkan agamaNya  dari segi maslahat serba serbi yang dapat meningkatkan ketakwaan ataupun paling kurang;bercakap perkara dunia yang boleh dijadikan wasilah ataupun alatan yang dapat membantunya untuk menambah ketaatan yang akan di catitkan dalam suratan amal kebaikan pada hari qiamat nanti,paling lemah hatinya maka berdiam diri sahaja.

Ini adalah kenyataan

Yang selalu terlihat di hadapan mata ialah wujudnya banyak insan yang membuang masa bercakap perkara-perkara yang tiada faedahnya bahkan dengan berani bercakap akan hal yang bercanggah dengan hukum syara' dan berani merendahkan ajaran-ajaran agama yang boleh menyebabkan kefasiqan hingga terkadang jatuh kufur,Na'uzubillah.

Hati batu-keras kaku
Hati bukan kristal

Bila sudah keras dan tidak mudah menerima nasihat dari orang lain. Jika ditegur selalu melenting dan menunjukkan rasa besar dirinya,pantang ditegur dan tidak mahu menerima kebenaran yang di bawa oleh orang lain. Hati yang keras sentiasa mendorong untuk berbuat maksiat dan kejahatan dan merasa berat untuk berfikir atau membaca Al Quran dan sangat MALAS untuk melaksanakan segala jenis ibadat yang di wajibkan Allah swt,apatah lagi yang sunat. Jika masuk waktu solat,ia merasa terbeban dengan ibadat,bukannya merasa bertuah kerana berpeluang untuk sekali lagi berhadapan dan bercinta denganNya. dan jika sudah solat maka jasadnya sahaja yang solat,sedangkan hatinya pergi merayau ke sana ke mari. Akan tetapi melihat sesuatu yang melalaikan daripada mengingati Allah swt,hatinya gembira dan terpanggil ke sana. Sanggup bersusah payah,jasad merasa ringan walaupun terpaksa mengorbankan apa jua yang diperlukan asal maksud hati tercapai!!

Dzul Haqq @ Dzikir Dhia
4 Dzul qa'dah 1434 Hijrah

12:14 PG

Bawahan vs Atasan


Pemandu teksi, walaupun teksi itu beliau yang punya tetapi hala tuju destinasinya adalah ditentukan oleh penumpang yang melanggan teksinya. Peniaga pula, walaupun beliau bebas menjual apa sahaja barangan tetapi jika beliau mahu berjaya di dalam perniagaan maka beliau hendaklah menjual barang yang mengikut permintaan pembeli. Begitu juga dengan ketua jabatan, ketua unit, para boss, anda perlu sedar bahawa kejayaan anda dan organisasi anda adalah ditentukan oleh kerjasama dan 'redha' kakitangan di bawah anda. Sekiranya mereka bekerja di bawah aras 'panas hati', tidak selesa dan sumpah seranah di belakang anda maka ketahuilah organisasi yang anda pimpin itu sedang 'sakit' dan beroperasi dalam keadaan 'sakit'. Jadi hormatilah dan dapatkanlah pandangan dari 'orang bawah' sekiranya anda mahu mereka 'menghormati' anda. Raikan juga diri mereka agar mereka menghargai anda. Sesungguhnya tanpa kakitangan 'bawahan' maka tidak adalah 'kelas atasan'.

Muhammad Yazid Osman

4 Dzul qa'dah 1434 Hijrah

10:37 PTG

Penulis jemputan - Al Fadhil Ustaz Muhammad Yazid Othman

Saya ingin memperkenalkan seorang penulis jemputan yang akan mewarnai penulisan,menceriakan lagi dakwah santai di blog ini. Beliau adalah seorang kenalan lama saya ketika sama sama berjuang di alam maya bahkan beliau lebih terkedepan di alam realiti berbanding saya.

Muhammad Yazid Othman di lahirkan pada 1 january 1974,berasal dari perak darul ridzuan. Berkelulusan Ijazah Sarjana Muda Pengajian Islam Dengan Kepujian di Open University Malaysia,Kolej Dar al-Hikmah and Universiti Malaya dan juga anak murid kepada tuan guru Dr Harun Din Al Hafiz di Darul Syifa' pada tahun 2008. Pernah mengarang beberapa buku dan menyumbang penulisan dalam beberapa majalah. Insya Allah akan menjemput beberapa lagi asatizah untuk mewarnai dunia blog dan dakwah dengan hikmah.

2:51 PTG

Doa memohon di jauhkan kemungkaran

"Ya Allah, aku bermohon kepada-Mu terbuka hati untuk membuat kebajikan dan menjauhi kemungkaran, menyukai orang-orang Mukmin dan mengharapkan kasih sayang-Mu dan keampunan-Mu. Apabila engkau menimpakan sesuatu ujian kepada satu golongan umat, maka hindarkanlah aku dari ditimpa ujian itu. Aku tetap mohon kasih sayang-Mu dan kasih sayang kepada orang-orang yang suka pada-Mu dan menyukai orang yang mendekatkan diri kepada-Mu"

12:50 PG

Jangan bersedih?

Di kala jari jemari menjadi kaku ketika ini ( 3 dzul qa'dah 1434 hijriyyah ), ..bersama  2 posting yang di simpan menjadi draft..

Isteri kesayangan menghulurkan buku ini...

"Abg..baca buku ni.." ..sambil ia tersenyum. Ku tatap kitab setebal 613 mukasurat. Ayat pertamanya saja sudah meruntun jiwa.  Sungguh seorang isteri sangat memahami perasaan suaminya.

Sungguh...kitab ini menyentuh apa itu kesedihan,hakikat,istirehat. Aku bukanlah pakar dalam membedah juga melakukan autopsi buku. Tapi ku sarankan kepada semua pembaca blog ini untuk membacanya jika anda mengalami stress,kesedihan dalam semua faktor,maka kitab ini akan mendorongmu untuk menyelidik bukan sekadar membaca untuk halwa mata tetapi jiwa mu akan terdorong untuk menyelidik setiap qalam qalam suci al quran nur karim.

Semoga Allah merahmati hidup dan matinya sayyid 'Aidh Abdullah Al Qorni. Dengan kitab mu ( la tahzan ) dengan hidayahNya dapat menenangkan banyak jiwa,meredakan amarah makhluk,membikin manusia tuli menjadi tangis. Bi iznillah.

☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆

12:13 PG

Sedikit ubahsuai untuk kemudahan masa depan.

Assalamualaikum para pelawat yang di rahmati..

Terdahulunya,saya sebagai admin memohon kemaafan kerana blog ini akan membuat beberapa perubahan dari masa ke semasa ( yang mana di fikirkan perlu ). Perlu juga rasanya saya tetapkan beberapa setting agar setiap posting yang di update menepati citarasa pengunjung. Blog ini hanya lakaran semasa apa yang dihadapi penulis ketika hidup. Juga memohon beribu kemaafan jika terdapat kekurangan di dalamnya,ianya adalah hasil dari akal penulis yang juga seorang manusia biasa.

Juga di ruangan komen,tiada lagi ruang untuk anonymous atau tanpa nama. Ini tidak bermakna anonymous tidak lagi boleh menulis di ruangan komen,anda hanya perlu mendaftar agar saya lebih senang memanggilmu dgn nama panggilan tetap seorang pengkomen. :) Insya Allah..akan melantik dan menjemput beberapa penulis jemputan kerana rutin harian saya juga selalu di alam kesibukan. Pada sesiapa yang berminat untuk menjadi penulis,sila letakkan email agar mudah saya hubungi melalui email juga.

Segala kesulitan amatlah di kesali.

Dzulhaqq

◇ Ini merupakan cetakan berkomputer. Tandatangan tidak di perlukan.◇

Pengikut yang tidak taasub